Perhatian ! "Jika Laman web tidak tampil semua mohon matikan terlebih dahulu ADBLOCK anda kemudian refresh ulang laman ini."

Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Tahun 2015

LowonganKerjaBaru.id – Lowongan kerja Terbaru BPJS Ketenagakerjaan – BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan merupakan suatu Badan Penyelenggara Agunan Sosial Ketenagakerjaan dan kesehatan untuk seluruh masyarakat indonesia. BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan merupakan badan usaha milik negara yang dimiliki pemerintah di membagikan perlindungan asuransi sosial dan asuransi kesehatan untuk tenaga kerja dan semua warga indonesia. BPJS Ketenagakerjaan dulunya bernama PT Jamsostek (Persero) yang merupakan lanjutan program pemerintah di melaksanakan kebijakan undang-undang Agunan sosial tenaga kerja Padahal BPJS Kesehatan dulunya bernama PT Askes yang merupakan kelanjutan program pemerintah di mensukseskan program kesatuan Agunan Kesehatan Nasional (JKN). Mekanisme asuransi sosial dan kesehatan yang diberikan mampu membagikan pelindungan efektif untuk semua kalangan masyarakat termasuk pegawai negeri sipil, BUMN, Badan swasta, TNI/POLRI, Veteran beserta keluarga, pensiunan PNS, pihak swasta dan seluruh lapisan masyarakat indonesia boleh Empati di program BPJS ini. BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan membagikan mekanisme asuransi dengan pembayaran lebih mudah dan terjangkau sehingga mampu diikuti oleh semua golongan. Baca juga : Lowongan BPJS Kesehatan 2015

Advertisement

 

Karir BPJS 2015

 

Pembertitahuan PENERIMAAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN PERIODE 2016-2020

Panitia seleksi calon anggota dewan pengawas dan calon anggota direksi BPJS Ketenagakerjaan (Panitia seleksi BPJS Ketenagkerjaan) yang dibentuk berdasarkan keputusan presiden nomor 116/p tahun 2015 mengundang warga negara republik indonesia untuk mengikuti seleksi Jadi anggota dewan pengawas BPJS ketenagakerjaan (7 Orang) dan anggota direksi BPJS Ketenagakerjaan (7 Orang)

Persyaratan calon BPJS Ketenagakerjaan Bagaikan berikut

  • Warga negara indonesia
  • bertawa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Berbadan sehat jasmani dan rohani
  • mempunyai integritas dan kepribadian yang tak tercela
  • mempunyai kualitas dan kompetensi yang sesuai untuk pengelolaan program Agunan sosial
  • Berusia paling rendah 40 tahun dan paling tinggi 60 tahun di tangal 31 desember 2015 mendatang
  • tak Jadi anggota dan tak menjabat Bagaikan pengurus partai politik
  • tak sedang Jadi tersangka dan tak sedang Jadi berdakwa di proses pengadilan
  • tak Sempat dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap di karenakan menjalankan tindak pidan kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih
  • tak Sempat Jadi anggota direksi, komisaris, atau dewan pengawas di suatu badan hukum yang dinyatakan palit di karenakan keselahan yang bersangkutan
  • Berijasah paling rendah strata S1
  • Untuk calon anggota dewan pengawas, mempunyai kompetensi dan pengalaman dibidang manajemen, khususnya dibidang pengawasa paling sedikit lima tahun
  • Untuk calon anggota direksi mempunyai
    • Kompetensi dibidang ekonomi, keuangan, perbankan, aktuaria, perasuransian, dana pensiun, teknologi informasi, manajemen risiko, manajemen kesehatan, kecelakaan kerja dan penyakit karena kerja, dan hukum
    • Pengalaman manajerial paling sedikit lima tahun di memimpin entitas, unit kerja dan / atau organisasi profesi
TATA tutorial PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN PERIODE 2016 – 2020

  • Pendaftaran dilakukan Berawal Dari tanggal 6 November 2015 hingga dengan tanggal 19 November 2015 pukul 17.00 WIB. Pendaftaran dengan cara langsung di Sekretariat Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan dilakukan di jam 09.00-17.00 WIB.
  • Setiap orang hanya Bisa mendaftar Bagaikan calon anggota Dewan Pengawas atau calon anggota Direksi BPJS Ketenagakerjaan, dan tak mendaftar Bagaikan calon anggota Dewan Pengawas atau calon anggota Direksi BPJS Kesehatan.
  • Setiap pendaftar wajib mengisi formulir dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Format formulir Bisa diambil dengan cara langsung di Sekretariat Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan atau diunduh melalui laman www.djsn.go.id.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Pemerintah diusulkan dan didaftarkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Ketenagakerjaan masing-masing sekurang-kurangnya 2 (dua) orang kepada Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Pekerja diusulkan oleh organisasi pekerja di tingkat nasional yang memenuhi persyaratan keterwakilan untuk duduk di Forum ketenagakerjaan yang bersifat tripartit kepada Menteri Ketenagakerjaan. Selanjutnya, Menteri Ketenagakerjaan mendaftarkan calon sebanyak 8 (delapan) orang kepada Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Pemberi Kerja diusulkan oleh organisasi pemberi kerja di tingkat nasional kepada Menteri Ketenagakerjaan. Selanjutnya, Menteri Ketenagakerjaan mendaftarkan calon sebanyak 8 (delapan) orang kepada Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Tokoh Masyarakat diusulkan dan didaftarkan langsung oleh organisasi masyarakat yang terdaftar di Kementerian di Negeri atau yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, dan/atau individu yang bersangkutan kepada Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Calon anggota Direksi mendaftarkan diri kepada Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Berkas pendaftaran Bisa dikirimkan dengan cara langsung, atau melalui pos tercatat ke alamat Sekretariat Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan, atau melalui e-mail ke alamat: pansel_bpjstk@djsn.go.id paling lambat diterima di tanggal 19 November 2015 pukul 17.00 WIB. Pendaftar melalui e-mail wajib menyerahkan surat pernyataan asli mengenai kebenaran dokumen yang ditandatangani di atas materai Rp6000 kepada Panitia Seleksi BPJS Ketenagakerjaan di di mengikuti tes kompetensi bidang.
  • Hasil seleksi administratif diumumkan di tanggal 23 November 2015 di media cetak nasional dan laman www.djsn.go.id.

DOKUMEN KELENGKAPAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN PERIODE 2016 – 2020

  • Formulir pendaftaran.
  • Daftar Riwayat Hayati.
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  • Pasfoto berwarna terbaru 4 (empat) lembar ukuran 4×6.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi Asterik terima penyerahan SPT tahun 2012, 2013, dan 2014.
  • Fotokopi Asterik terima penyerahan LHKPN untuk pendaftar yang berstatus penyelenggara negara.
  • Fotokopi ijasah dan transkrip nilai dari perguruan tinggi pemberi gelar.
  • Untuk Direksi:
    • Sertifikat kompetensi di bidang ekonomi, keuangan, perbankan, aktuaria, perasuransian, dana pensiun, teknologi informasi, manajemen risiko, manajemen kesehatan, kecelakaan kerja, dan penyakit karena kerja, atau hukum, atau surat keterangan berpengalaman kerja di bidang pengelolaan Agunan sosial dari instansi/Forum/badan hukum tempat yang bersangkutan sedang atau Sempat bekerja; dan
    • surat keterangan berpengalaman kerja di tingkat manajerial paling sedikit 5 (lima) tahun dari instansi/Forum/badan hukum tempat yang bersangkutan bekerja.
  • Untuk Dewan Pengawas, sertifikat kompetensi di bidang pengawasan, atau surat keterangan berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di bidang pengawasan dari instansi/Forum/badan hukum tempat yang bersangkutan sedang atau Sempat bekerja.
  • Surat keterangan catatan kepolisian asli dan masih berlaku dari Kepala Kepolisian di tempat tinggal yang bersangkutan.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak Jadi anggota dan tak menjabat Bagaikan pengurus partai politik.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak sedang di proses peradilan di karenakan menjalankan tindak pidana.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak Sempat dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap di karenakan menjalankan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak Sempat Jadi anggota Direksi, Komisaris, atau Dewan Pengawas di suatu badan hukum yang dinyatakan pailit di karenakan kesalahan yang bersangkutan.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan mengenai kesediaannya untuk melepaskan jabatan di pemerintahan atau badan hukum lainnya selama menjabat anggota Dewan Pengawas atau anggota Direksi.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan mengenai kebenaran dokumen yang diserahkan. 

Pembertitahuan PENERIMAAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KESEHATAN PERIODE 2016-2020

 

Panitia seleksi calon anggota dewan pengawas dan calon anggota direksi BPJS Kesehatan (Panitia seleksi BPJS Kesehatan) yang dibentuk berdasarkan keputusan presiden nomor 115/p tahun 2015 mengundang warga negara republik indonesia untuk mengikuti seleksi Jadi anggota dewan pengawas BPJS kesehatan (7 Orang) dan anggota direksi BPJS Kesehatan (8 Orang)

Persyaratan calon BPJS Kesehatan Bagaikan berikut

  • Warga negara indonesia
  • bertawa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Berbadan sehat jasmani dan rohani
  • mempunyai integritas dan kepribadian yang tak tercela
  • mempunyai kualitas dan kompetensi yang sesuai untuk pengelolaan program Agunan sosial
  • Berusia paling rendah 40 tahun dan paling tinggi 60 tahun di tangal 31 desember 2015 mendatang
  • tak Jadi anggota dan tak menjabat Bagaikan pengurus partai politik
  • tak sedang Jadi tersangka dan tak sedang Jadi berdakwa di proses pengadilan
  • tak Sempat dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap di karenakan menjalankan tindak pidan kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih
  • tak Sempat Jadi anggota direksi, komisaris, atau dewan pengawas di suatu badan hukum yang dinyatakan palit di karenakan keselahan yang bersangkutan
  • Berijasah paling rendah strata S1
  • Untuk calon anggota dewan pengawas, mempunyai kompetensi dan pengalaman dibidang manajemen, khususnya dibidang pengawasa paling sedikit lima tahun
  • Untuk calon anggota direksi mempunyai
    • Kompetensi dibidang ekonomi, keuangan, perbankan, aktuaria, perasuransian, dana pensiun, teknologi informasi, manajemen risiko, manajemen kesehatan, kecelakaan kerja dan penyakit karena kerja, dan hukum
    • Pengalaman manajerial paling sedikit lima tahun di memimpin entitas, unit kerja dan / atau organisasi profesi


TATA tutorial PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KESEHATAN
PERIODE 2016 – 2020

  • Pendaftaran dilakukan Berawal Dari tanggal 6 November 2015 hingga dengan tanggal 19 November 2015 pukul 17.00 WIB. Pendaftaran dengan cara langsung di Sekretariat Panitia Seleksi BPJS Kesehatan dilakukan di jam 09.00-17.00 WIB.
  • Setiap orang hanya Bisa mendaftar Bagaikan calon anggota Dewan Pengawas atau calon anggota Direksi BPJS Kesehatan, dan tak mendaftar Bagaikan calon anggota Dewan Pengawas atau calon anggota Direksi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Setiap pendaftar wajib mengisi formulir dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Format formulir Bisa diambil dengan cara langsung di Sekretariat Panitia Seleksi BPJS Kesehatan atau diunduh melalui laman www.djsn.go.id.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Pemerintah diusulkan dan didaftarkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan masing-masing sekurang-kurangnya 2 (dua) orang kepada Panitia Seleksi BPJS Kesehatan.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Pekerja diusulkan oleh organisasi pekerja di tingkat nasional yang memenuhi persyaratan keterwakilan untuk duduk di Forum ketenagakerjaan yang bersifat tripartit kepada Menteri Ketenagakerjaan. Selanjutnya, Menteri Ketenagakerjaan mendaftarkan calon sebanyak 8 (delapan) orang kepada Panitia Seleksi BPJS Kesehatan.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Pemberi Kerja diusulkan oleh organisasi pemberi kerja di tingkat nasional kepada Menteri Ketenagakerjaan. Selanjutnya, Menteri Ketenagakerjaan mendaftarkan calon sebanyak 8 (delapan) orang kepada Panitia Seleksi BPJS Kesehatan.
  • Calon anggota Dewan Pengawas dari Unsur Tokoh Masyarakat diusulkan dan didaftarkan langsung oleh organisasi masyarakat yang terdaftar di Kementerian di Negeri atau yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, dan/atau individu yang bersangkutan kepada Panitia Seleksi BPJS Kesehatan.
  • Calon anggota Direksi mendaftarkan diri kepada Panitia Seleksi BPJS Kesehatan.
  • Berkas pendaftaran Bisa dikirimkan dengan cara langsung, atau melalui pos tercatat ke alamat Sekretariat Panitia Seleksi BPJS Kesehatan, atau melalui e-mail ke alamat: pansel_bpjsk@djsn.go.id paling lambat diterima di tanggal 19 November 2015 pukul 17.00 WIB. Pendaftar melalui e-mail wajib menyerahkan surat pernyataan asli mengenai kebenaran dokumen yang ditandatangani di atas materai Rp6000 kepada Panitia Seleksi BPJS Kesehatan di di mengikuti tes kompetensi bidang.
  • Hasil seleksi administratif diumumkan di tanggal 23 November 2015 di media cetak nasional dan laman www.djsn.go.id.

DOKUMEN KELENGKAPAN PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KESEHATAN PERIODE 2016 – 2020

  • Formulir pendaftaran.
  • Daftar Riwayat Hayati.
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  • Pasfoto berwarna terbaru 4 (empat) lembar ukuran 4×6.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi Asterik terima penyerahan SPT tahun 2012, 2013, dan 2014.
  • Fotokopi Asterik terima penyerahan LHKPN untuk pendaftar yang berstatus penyelenggara negara.
  • Fotokopi ijasah dan transkrip nilai dari perguruan tinggi pemberi gelar.
  • Untuk Direksi:
    • Sertifikat kompetensi di bidang ekonomi, keuangan, perbankan, aktuaria, perasuransian, dana pensiun, teknologi informasi, manajemen risiko, manajemen kesehatan, kecelakaan kerja, dan penyakit karena kerja, atau hukum, atau surat keterangan berpengalaman kerja di bidang pengelolaan Agunan sosial dari instansi/Forum/badan hukum tempat yang bersangkutan sedang atau Sempat bekerja; dan
    • surat keterangan berpengalaman kerja di tingkat manajerial paling sedikit 5 (lima) tahun dari instansi/Forum/badan hukum tempat yang bersangkutan bekerja.
  • Untuk Dewan Pengawas, sertifikat kompetensi di bidang pengawasan, atau surat keterangan berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di bidang pengawasan dari instansi/Forum/badan hukum tempat yang bersangkutan sedang atau Sempat bekerja.
  • Surat keterangan catatan kepolisian asli dan masih berlaku dari Kepala Kepolisian di tempat tinggal yang bersangkutan.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak Jadi anggota dan tak menjabat Bagaikan pengurus partai politik.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak sedang di proses peradilan di karenakan menjalankan tindak pidana.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak Sempat dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap di karenakan menjalankan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa ia tak Sempat Jadi anggota Direksi, Komisaris, atau Dewan Pengawas di suatu badan hukum yang dinyatakan pailit di karenakan kesalahan yang bersangkutan.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan mengenai kesediaannya untuk melepaskan jabatan di pemerintahan atau badan hukum lainnya selama menjabat anggota Dewan Pengawas atau anggota Direksi.
  • Surat pernyataan dari yang bersangkutan mengenai kebenaran dokumen yang diserahkan.

KETENTUAN LAIN UNTUK PROSES SELEKSI CALON ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DAN CALON ANGGOTA DIREKSI BADAN PENYELENGGARA Agunan SOSIAL (BPJS) KESEHATAN PERIODE 2016 – 2020

  • Kesehatan jasmani dan rohani calon anggota Dewan Pengawas atau calon anggota Direksi BPJS Kesehatan dibuktikan melalui Inspeksi kesehatan yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi BPJS Kesehatan. 
  • Ketentuan mengenai proses seleksi selanjutnya akan diumumkan di laman www.djsn.go.id.

Tata tutorial pendaftaran dan dokumen pendaftaran yang wajib dilengkapi dan ketentuan lain Bisa dilihat dilaman djsn.go.id, apabila diperlukan informasi Bisa diperoleh dari Sdr Putri melalui nomor telp (021) 73910636 di setiap hari kerja jam 09-17.00 wib. Informasi detail lihat sumber DJSN

 

Kata Kunci:contoh surat lamaran kerja bidan untuk dinas kesehatan ,backline relation officer ,contoh surat lamaran bpjs ,contoh surat lamaran kerja di dinas kesehatan ,contoh surat lamaran ke dinkes ,tugas backline relation officer ,Backline relation officer adalah ,kepanjangan ppsu ,surat lamaran bpjs ,pengumuman ptpn 4 2016

Advertisement